Penerapan Ergonomic Exercise Therapy Pada Lansia Dengan Arthritis Gout

Authors

  • Priskilla Sindi Arindita Universitas Katolik Musi Charitas, Indonesia
  • Lilik Pranata Universitas Katolik Musi Charitas, Indonesia
  • MK Fitriani Fruitasari Universitas Katolik Musi Charitas, Indonesia

Abstract

Salah satu penurunan yang dialami pada proses penuaan ialah penurunan produksi enzim urikinase sehingga pembuangan asam urat menjadi terhambat yang berakhir pada peningkatan kadar asam urat. pada tahun 2018, penyakit sendi paling tinggi terjadi pada usia 55 tahun keatas sekitar 51,5%. Senam ergonomis merupakan salah satu intervensi yang dapat diberikan dalam mengatasi kadar asam urat yang tinggi. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Jumlah responden 2 dengan kriteria inklusi pasien dengan kadar asam urat diatas normal (laki-laki > 7, perempuan > 6), tinggal di Panti Werdha Darma Bakti KM 7 Palembang. hasil penerapan Evidence Based Practice senam ergonomik yang dimodifikasi menjadi 9 gerakan pada 2 lansia menunjukkan perbedaan hasil kadar asam urat yaitu lansia 1 tidak mengalami penurunan kadar asam urat (pre intervensi 7,1 mg/dL post intervensi 7,1 mg/dL) sedangkan lansia 2 mengalami penurunan kadar asam urat setelah diberikan senam ergonomik (pre intervensi 7,5 mg/dL post intervensi 6,4 mg/dL), hal ini dipengaruhi oleh faktor pencetus lain sepeti makanan yang dikonsumsi masing masing lansia.senam ergonomik mampu menurunakan kadar asam urat dan mengurangi nyeri sendi pada lansia dengan gout arthritis

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Sindi Arindita , P., Lilik Pranata, & Fitriani Fruitasari , M. (2026). Penerapan Ergonomic Exercise Therapy Pada Lansia Dengan Arthritis Gout. Suntik: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 1–6. Retrieved from https://jurnal.sitasi.id/suntik/article/view/500

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>