Konsep Keadilan Dalam Al Quran Dan Relevansinya Terhadap Penyelenggaraan Administrasi Publik
DOI:
https://doi.org/10.61930/sell.v4i2.469Kata Kunci:
Keadilan Al-Qur'an, Administrasi Publik, Etika BirokrasiAbstrak
Penyelenggarakan administrasi publik kontemporer masih kerap didera krisis moral dan tindakan maladministrasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji konseptualisasi nilai keadilan dalam Al-Qur'an serta relevansi aplikatifnya terhadap etika birokrasi kontemporer. Menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan (library research), data dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an mengonsepsikan keadilan secara komprehensif melalui term ‘adl, qisth, dan mizan. Konsep tersebut sangat relevan ditransformasikan ke dalam pilar good governance melalui penguatan nilai amanah (akuntabilitas), syura (partisipasi), dan maslahah mursalah demi merumuskan model pelayanan publik yang humanis dan berintegritas.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fasha Achmad Ar Rabbani, Muhamad Irsyad Rifasha, Ai Samrotul Fauziah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




