Social, Educational, Learning and Language (SELL) https://jurnal.sitasi.id/sell <p>Social, Educational, Learning and Language (SELL)</p> Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv en-US Social, Educational, Learning and Language (SELL) 3026-2763 Peran Ushul Fiqih dalam Merespons Problematika Hukum Islam Kontemporer: Pendekatan Maqashid Syariah https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/395 <p>Dengan perkembangan pesat dalam bidang sosial, ekonomi, dan teknologi, ushul fiqih harus memainkan peran strategis sebagai struktur metodologis dalam proses istinbath hukum. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisis fungsi ushul fiqih dalam menangani masalah hukum Islam modern melalui pendekatan maqashid syariah. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan. Fokus penelitian adalah literatur ushul fiqih klasik dan kontemporer, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan dari tahun 2020 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ushul fiqih dapat menyediakan solusi hukum yang relevan, kontekstual, dan berfokus pada kemaslahatan melalui instrumen ijtihad, qawaid ushuliyyah, dan orientasi maqashid syariah. Pendekatan maqashid syariah berfungsi sebagai landasan filosofis yang menjaga keseimbangan antara teks normatif dan realitas sosial</p> Al Riski M Bagas Julio M. Diyang Brezkie Edwin Juniarta Indra Saputra Ganta Kgs. M. Rizki Zubir Alfarizi Choiriyah Choiriyah Copyright (c) 2026 Al Riski, M Bagas Julio, M.Diyang Brezkie, Edwin Juniarta, Indra Saputra Ganta, Kgs. M. Rizki Zubir Alfarizi, Choiriyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-01-24 2026-01-24 4 1 1 12 Keragaman Pemikiran Islam Kontemporer: Antara Fiqh, Hadis, Tasawuf, dan Paradigma Moderasi Islam https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/396 <p>Islam kontemporer berkembang seiring dengan tantangan sosial, budaya, dan geopolitik yang dihadapi umat Muslim. Keragaman pandangan dalam bidang fiqh, hadis, tasawuf, dan ijtihad merupakan bagian dari tradisi intelektual Islam yang dibedakan oleh perbedaan metodologi penafsiran serta konteks historis dan sosial. Namun, keragaman yang disebutkan di atas terus-menerus menyebabkan pemahaman keagamaan menjadi terpolarisasi karena tidak dilakukan dengan cara yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dinamika Islam kontemporer dan moderasi Islam, termasuk konsep Islam Nusantara, secara inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan pada beberapa set data yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa relevansi Islam di masa kini dapat ditingkatkan dengan mengintegrasikan pemahaman konseptual fiqh dan hadis, dimensi spiritual melalui tasawuf, dan penerapan ijtihad yang berfokus pada maqashid al-shari’ah. Moderasi Islam sangat penting sebagai alat konseptual untuk menumbuhkan pemahaman Islam yang toleran, seimbang, dan berfokus pada kebaikan bersama</p> Angeliska Putri Nafisah Basyar Mayang Sari Aini Fitria Destianti Balqis Khairunnisa Msy. Khairunnisa Hafsha Nailah Choiriyah Choiriyah Copyright (c) 2026 Angeliska Putri, Nafisah Basyar, Mayang Sari, Aini Fitria Destianti, Andi Balqis Khairunnisa, Msy. Khairunnisa Hafsha Nailah, Choiriyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-01-24 2026-01-24 4 1 13 24 Aliran Pemikiran Ushul Fiqih Dan Pengaruhnya Terhadap Pendekatan Hukum Islam https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/398 <p>Uṣūl al-fiqh adalah disiplin ilmu penting dalam studi hukum Islam yang menyediakan kerangka metodologis untuk memahami dan menurunkan hukum dari sumber-sumber Islam. Sepanjang perkembangan historisnya, uṣūl al-fiqh telah menghasilkan beberapa aliran pemikiran, termasuk aliran mutakallimīn, aliran fuqahā’, dan pendekatan integratif, yang masing-masing menawarkan perspektif berbeda tentang penalaran hukum. Studi ini bertujuan untuk meneliti aliran-aliran pemikiran tersebut dan menganalisis pengaruhnya terhadap pendekatan hukum Islam, khususnya dalam penurunan hukum dan praktik ijtihād. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis pustaka, penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif dan analitis pada literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa perbedaan di antara aliran-aliran uṣūl al-fiqh memengaruhi penggunaan bukti hukum, keseimbangan antara interpretasi teks dan penalaran rasional, serta fleksibilitas hukum Islam dalam menangani perubahan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa keberagaman mazhab uṣūl al-fiqh memperkaya wacana tentang penerapan hukum Islam dalam berbagai konteks. Disiplin uṣūl al-fiqh memainkan peran penting dalam memastikan fleksibilitas dan relevansi hukum Islam yang berkelanjutan dalam konteks kontemporer</p> Anisa Nurana Rizky Amalia syaputri Keila Bunga Mentari Azzel Aulia Putri Adek Intan Riska Riani Choiriyah Choiriyah Copyright (c) 2026 Anisa Nurana, Rizky Amalia Syaputri, Keila Bunga Mentari, Azzel Aulia Putri, Adek Intan, Riska Riani, Choiriyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-01-24 2026-01-24 4 1 25 46 Analisis Ushul Fiqh terhadap Praktik Etika Bisnis pada PT Pengadaian Syariah (Studi Kasus Unit Pegadaian Syariah Palembang) https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/399 <p>Dalam praktik bisnis modern, orientasi keuntungan sering mengabaikan nilai etika, padahal Islam telah menetapkan batasan jelas dalam bermuamalah, seperti larangan riba, gharar, maysir, penipuan, dan ketidakadilan. Sebagai lembaga keuangan syariah, PT Pegadaian Syariah dituntut menerapkan etika bisnis sesuai ajaran Islam dan fatwa DSN-MUI. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik etika bisnis pada PT Pegadaian Syariah Unit Palembang berdasarkan tinjauan ushul fiqh. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik etika bisnis telah diterapkan sesuai prinsip syariah melalui penggunaan akad rahn dan mu’nah, penerapan transparansi dan keadilan, perlindungan hak nasabah, serta tanggung jawab sosial. Ditinjau dari ushul fiqh, praktik tersebut sejalan dengan kaidah muamalah dan maqāṣid al-syarī‘ah dalam menjaga harta dan mewujudkan kemaslahatan umat</p> Kaila Riska Fadilah Davirina Annamaura Nadya Mulia Ningrum M. Farel Triansyah Chelsea Wani Wandari Choiriyah Choiriyah Copyright (c) 2026 Kaila Riska Fadilah, Davirina Annamaura, Nadya Mulia Ningrum, M. Farel Triansyah, Chelsea Wani Wandari, Choiriyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-01-24 2026-01-24 4 1 47 58 Peran Kaidah Asasiyah Ushul Fiqh dan Makhfum Fiqh dalam Menilai Putusan Hakim pada Sengketa Bisnis Syariah https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/400 <p>Perkembangan pesat praktik bisnis syariah telah meningkatkan kompleksitas sengketa hukum yang memerlukan penyelesaian melalui putusan hakim yang berlandaskan prinsip-prinsip hukum Islam. Dalam konteks ini, hakim tidak hanya dituntut menerapkan hukum positif, tetapi juga menggunakan metodologi hukum Islam guna mewujudkan keadilan dan kemaslahatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kaidah asasiyah Ushul Fiqh dan makhfum fiqh dalam menilai putusan hakim pada sengketa bisnis syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif melalui kajian terhadap literatur Ushul Fiqh klasik dan kontemporer serta analisis terhadap prinsip-prinsip hukum yang digunakan dalam putusan sengketa bisnis syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah asasiyah Ushul Fiqh berfungsi sebagai landasan normatif yang mengarahkan hakim dalam menegakkan keadilan, kepastian hukum, dan kemaslahatan, khususnya melalui prinsip kebolehan muamalah, penghilangan kemudaratan, dan orientasi pada maslahat. Sementara itu, makhfum fiqh berperan sebagai instrumen penalaran hukum untuk memahami makna implisit nash dalam menghadapi praktik bisnis syariah modern yang tidak diatur secara eksplisit dalam sumber klasik. Integrasi kedua pendekatan ini menghasilkan putusan hakim yang tidak hanya sah secara formal, tetapi juga adil secara substantif dan relevan dengan konteks kekinian</p> Dwi Gita Meilani Ema Permata Sari Tirta Zaharani Nabila Islami Putri Irawan Putri Aulia Shifaa Aqilla Choiriyah Choiriyah Copyright (c) 2026 Dwi Gita Meilani, Ema Permata Sari, Tirta Zaharani, Nabila Islami Putri Irawan, Putri Aulia, Shifaa Aqilla, Choiriyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-01-24 2026-01-24 4 1 59 70 Pancasila Dan Kontradiksi Etika Bisnis Di Era Globalisasi https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/407 <p>Pancasila sebagai ideologi negara memiliki peran fundamental dalam membentuk sistem nilai dan etika sosial di Indonesia. Namun, nilai-nilai normatif yang terkandung di dalamnya kerap berbenturan dengan dinamika dunia bisnis yang bersifat fleksibel, pragmatis, dan berorientasi pasar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kontradiksi antara prinsip-prinsip Pancasila dan realitas bisnis modern di tengah arus globalisasi dan Revolusi Industri 4.0. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan reflektif-kritis terhadap sumber akademik dan kebijakan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kontradiksi tersebut muncul karena perbedaan orientasi nilai: Pancasila menjunjung stabilitas sosial dan moral, sementara bisnis menekankan efisiensi dan profitabilitas. Diperlukan strategi reaktualisasi Pancasila dalam kebijakan hukum dan pendidikan agar nilai-nilainya tetap relevan dan adaptif terhadap perubahan zaman</p> Ahmed Mido Kiran Destriana Siti Zakiah Sari Ayu Syahranie Putri Hasbie Adji Pati Palepi Choiriyah Choiriyah Copyright (c) 2026 Ahmed Mido, Kiran Destriana, Siti Zakiah, Sari Ayu, Syahranie Putri Hasbie, Adji Pati Palepi, Choiriyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-02-05 2026-02-05 4 1 71 82 Pancasila dan Generasi Z di Era Media Sosial: Antara Nilai Ideal dan Praktik Digital https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/408 <p>Perkembangan media sosial secara signifikan memengaruhi cara Generasi Z membentuk nilai dan berinteraksi di ruang digital. Di sisi lain, Pancasila sebagai ideologi bangsa memuat nilai-nilai luhur yang seharusnya menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa, termasuk dalam penggunaan media digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis ketegangan antara praktik digital Generasi Z dan nilai-nilai ideal Pancasila melalui studi literatur terhadap sembilan jurnal nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya literasi digital dan etika bermedia sosial menyebabkan belum terinternalisasinya nilai-nilai Pancasila secara konsisten. Namun, media sosial tetap memiliki potensi strategis sebagai sarana pendidikan nilai jika diintegrasikan dengan pendekatan literasi digital berbasis karakter. Oleh karena itu, penguatan literasi digital berbasis Pancasila menjadi penting untuk membentuk karakter kebangsaan Generasi Z di era digital</p> Intan Shiffa Salsyabillah Putri Wahida Amsyari Amelia Putri Islami Revina Revina Kayla Ananditha Zhalika Afarin Azurah Choiriyah Choiriyah Copyright (c) 2026 Intan Shiffa Salsyabillah, Putri Wahida Amsyari, Amelia Putri Islami, Revina, Kayla Ananditha, Zhalika Afarin Azurah, Choiriyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-02-05 2026-02-05 4 1 83 94 Reaktualisasi Pancasila di Era Globalisasi https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/409 <p>Globalisasi membawa perubahan besar dalam nilai, budaya, dan identitas nasional Indonesia, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak globalisasi terhadap nilai-nilai Pancasila serta merumuskan strategi reaktualisasi Pancasila sebagai ideologi bangsa melalui pendidikan, literasi digital, dan pelestarian budaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dari berbagai sumber akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pancasila tetap relevan sebagai pedoman ideologis untuk menyaring pengaruh negatif globalisasi. Reaktualisasi nilai-nilainya melalui pendidikan kontekstual dan penguatan peran institusi sosial sangat penting dalam menjaga identitas nasional dan membangun karakter bangsa yang tangguh di era global</p> Mayang Sari Aini Fitria Destianti Andi Balqis Khairunnisa Angeliska Putri Msy. Khairunnisa Hafsha Nailah Nafisah Basyar Choiriyah Choiriyah Copyright (c) 2026 Mayang Sari, Aini Fitria Destianti, Andi Balqis Khairunnisa, Angeliska Putri, Msy. Khairunnisa Hafsha Nailah, Nafisah Basyar, Choiriyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-02-05 2026-02-05 4 1 95 104 Implikasi Cerita Bergambar Terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/453 <p>Kreativitas dan kemampuan motorik halus anak usia dini seringkali terhambat oleh penggunaan media pembelajaran yang monoton dan repetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kegiatan kolase menggunakan berbagai media bahan bekas terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini (AUD) di RA Akhlakul Karimah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 20 peserta didik kelompok B1 sebagai subjek utama dan 2 orang guru sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media loose parts seperti kain perca, cangkang telur, daun kering, kancing baju, dan sedotan bekas memberikan stimulasi motorik halus yang signifikan. Hal ini terlihat dari peningkatan koordinasi mata-tangan, kekuatan otot jari melalui teknik menjumput (<em>pincer grasp</em>), serta ketelitian dalam menempel berbagai tekstur bahan. Selain itu, kebebasan dalam memilih bahan terbukti meningkatkan antusiasme dan kemandirian anak dalam bereksplorasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemanfaatan bahan bekas tidak hanya efektif secara ekonomis sebagai media pembelajaran, tetapi juga mampu menjadi alternatif solutif dalam mengoptimalkan potensi motorik halus dan kreativitas anak secara holistik di lingkungan sekolah</p> Dhea Putri Sakilla Sukawati Copyright (c) 2026 Dhea Putri Sakilla, Sukawati https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-05-06 2026-05-06 4 1 105 118 Konsep Pendidikan Multikultural Perspektif Tokoh Islam Indonesia dan Relevansinya dengan PAI Kontemporer https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/463 <p>endidikan multikultural merupakan pendekatan pendidikan yang bertujuan membangun sikap saling menghargai, toleransi, dan keadilan dalam masyarakat yang majemuk. Artikel ini mengkaji konsep pendidikan multikultural dalam perspektif tokoh-tokoh Islam Indonesia, yaitu Abdurrahman Wahid, Nurcholish Madjid, Azyumardi Azra, dan Ahmad Syafii Maarif, serta relevansinya terhadap Pendidikan Agama Islam (PAI) kontemporer. Kajian dilakukan melalui studi pustaka dengan menganalisis gagasan, landasan teologis, dan implementasi pendidikan multikultural dalam konteks pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa para tokoh tersebut menempatkan keberagaman sebagai sunnatullah yang harus dikelola melalui pendidikan yang inklusif, dialogis, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan universal. Landasan pendidikan multikultural juga didukung oleh ajaran Al-Qur’an dan hadis yang menegaskan pentingnya penghormatan terhadap perbedaan. Dalam konteks PAI kontemporer, pendidikan multikultural berperan penting dalam mencegah intoleransi, radikalisme, dan eksklusivisme keagamaan, sekaligus membentuk peserta didik yang religius, moderat, demokratis, serta mampu hidup harmonis dalam masyarakat yang beragam</p> Ahmad Julizar Ainur Rafiq Abdul Hadi Alghani Alfaza Rizki Siagian Muhammad Iqbal Restri Yulastri Copyright (c) 2026 Ahmad Julizar, Ainur Rafiq, Abdul Hadi Alghani, Alfaza Rizki Siagian, Muhammad Iqbal, Restri Yulastri https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-18 2026-06-18 4 1 119 132 10.61930/sell.v4i1.463 Konseling Islam Bagi Korban Cyberbullying Di Kalangan Mahasiswa Dalam Perspektif Media Digital https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/466 <p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan mahasiswa, khususnya dalam penggunaan media digital. Di satu sisi, media digital memudahkan akses informasi dan komunikasi, namun di sisi lain memunculkan berbagai permasalahan sosial, salah satunya adalah cyberbullying. Cyberbullying merupakan bentuk perundungan yang dilakukan melalui media elektronik dan memiliki dampak negatif terhadap kesehatan mental korban. Mahasiswa sebagai kelompok yang aktif menggunakan media digital memiliki risiko tinggi mengalami cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konseling Islam dalam membantu korban cyberbullying di kalangan mahasiswa dalam perspektif media digital. Penelitian menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, jurnal nasional dan internasional, buku, serta dokumen akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa cyberbullying berdampak pada munculnya kecemasan, stres, depresi, rendah diri, gangguan hubungan sosial, dan penurunan prestasi akademik. Konseling Islam berperan dalam membantu korban melalui pendekatan spiritual, psikologis, dan sosial yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis. Teknik yang digunakan meliputi terapi dzikir, doa, muhasabah, tazkiyatun nafs, konseling individual Islami, dan pendampingan berbasis nilai-nilai keislaman. Dalam era digital, layanan konseling Islam juga dapat dikembangkan melalui platform daring sehingga mampu menjangkau mahasiswa secara lebih luas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling Islam memiliki efektivitas yang tinggi dalam membantu pemulihan psikologis dan spiritual korban cyberbullying di kalangan mahasiswa.</p> Nila Mufthia Ramadhani M. Fahli Zatrahadi Miftahuddin Miftahuddin Copyright (c) 2026 Nila Mufthia Ramadhani, M. Fahli Zatrahadi, Miftahuddin Miftahuddin https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-18 2026-06-18 4 1 133 144 10.61930/sell.v4i1.466 Internalisasi Nilai Multikultural Dalam Membentuk Identitas Sosial Siswa Di Lingkungan Sekolah Heterogen https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/462 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai multikultural dalam membentuk identitas sosial siswa di lingkungan sekolah heterogen. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penanaman nilai toleransi, saling menghargai, dan sikap inklusif di tengah keberagaman latar belakang budaya, agama, dan sosial siswa. Namun, masih ditemukan adanya stereotip, prasangka, serta rendahnya kesadaran multikultural di lingkungan sekolah.</p> <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa di sekolah dengan latar belakang heterogen. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai multikultural dilakukan melalui kegiatan pembelajaran di kelas, budaya sekolah, serta interaksi sosial antar siswa. Nilai-nilai yang dikembangkan meliputi toleransi, saling menghormati, dan kerja sama. Peran guru sangat penting sebagai fasilitator dan teladan dalam menanamkan nilai-nilai tersebut. Internalisasi nilai multikultural terbukti berkontribusi dalam membentuk identitas sosial siswa yang lebih inklusif, terbuka, dan mampu berinteraksi secara harmonis dalam lingkungan yang beragam.</p> <p>Dengan demikian, pendidikan multikultural memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan identitas sosial siswa di sekolah heterogen.</p> Resti Yulastri Khairil Hidayat Tyeva Agil Nadiansyah Yogi Arrohman Alif Akmal Al Irsyad Copyright (c) 2026 Resti Yulastri, Khairil Hidayat, Tyeva Agil Nadiansyah, Yogi Arrohman, Alif Akmal Al Irsyad https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-20 2026-06-20 4 1 145 154 10.61930/sell.v4i1.462 Hukum Donor ASI melalui Bank ASI dalam Perspektif Fiqih dan Implikasi Mahram https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/461 <p>Donor ASI saat ini semakin mudah dilakukan, terutama dengan hadirnya platform seperti Lactashare yang mempertemukan ibu pendonor dengan bayi yang membutuhkan. Di balik manfaat medisnya, praktik donor asi ini menyimpan persoalan dalam hukum Islam dan juga terkait dampaknya terhadap hubungan mahram jika bayi menyusu kepada wanita lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hukum donor ASI melalui bank ASI dalam perspektif fiqih dan implikasinya terhadap hubungan mahram berdasarkan prinsip <em>radha’ah</em>. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan <em>library research</em> berdasarkan hasil analisis dari kitab fiqih klasik, pendapat ulama kontemporer, fatwa lembaga Islam dan juga jurnal akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ulama berbeda pendapat, ada yang membolehkan dengan syarat ketat dan ada juga yang melajarang karena khawatir kekacauan nasab. Fatwa MUI No. 28 Tahun 2013 membolehkan donor ASI asalkan indentitas pendonor dicatat dengan jelas agar tidak terjadi pernikahan antara saudara sepersusuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa donor ASI diperbolehkan asalkan syarat-syaratnya terpenuhi, khususnya kejelasan identitas pendonor demi menjaga nasab dan hubungan mahram.</p> Ulva Dwi Sakinah Siti Zubaidah Mahlil Nurul Ihsan Copyright (c) 2026 Ulva Dwi Sakinah, Siti Zubaidah, Mahlil Nurul Ihsan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-20 2026-06-20 4 1 155 172 10.61930/sell.v4i1.461 Poligami : Tafsir Kelasik Dan Regulasi Modern https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/470 <p>Penulisan ini bertujuan untuk membedah kondisi psikologi dimana seseorang dilema baik itu perasaan, pikiran, atau emosi yang bertentangan terhadap objek, orang atau situasi yang timbul secara bersamaan dengan mengupas regulasi poligami melalui studi perbandingan antara Hukum Islam, Hukum Positif Indonesia, dan kerangka hukum di Negara-Negara Eropa Barat. Poligami tetap menjadi isu krusial yang mempertemukan domain teologis, hak asasi manusia, dan kebijakan publik. Perbedaan mendasar ketiga sistem ini terletak pada titik berat filosofisnya: Hukum Islam pada keadilan moral, Indonesia pada legalitas administratif, dan Eropa Barat pada sekularisme serta kesetaraan gender universal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat perbedaan tajam, tren hukum global mulai bergerak menuju perlindungan hak-hak domestik perempuan dan anak, terlepas dari status legalitas poligami itu sendiri</p> Indra Pratama Muhammad Amar Adly Heri Firmansyah Copyright (c) 2026 Indra Pratama, Muhammad Amar Adly, Heri Firmansyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-29 2026-06-29 4 1 173 194 Jejak Peradaban Islam dalam Dunia Farmasi: Sejarah Perkembangan Ilmu Farmasi serta Kontribusi Para Pendahulu https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/464 <p>Farmasi merupakan ilmu yang mempelajari peracikan, standarisasi, distribusi, dan penggunaan obat secara aman, yang telah berkembang sejak peradaban kuno seperti Mesir, Persia, Cina, Yunani, dan Romawi. Namun, kontribusi peradaban Islam dalam sejarah farmasi sering kali kurang dikenal. Penelitian ini bertujuan mengungkap peran umat Islam dalam pengembangan ilmu farmasi, khususnya pada masa kejayaan Daulah Abbasiyah. Melalui pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini menunjukkan bahwa umat Islam tidak hanya menerjemahkan karya-karya terdahulu—seperti Materia Medica Dioscorides menjadi al-Mawādd al-Tibbiyyah—tetapi juga melakukan inovasi orisinal. Farmasi resmi menjadi disiplin ilmu tersendiri pada abad ke-8 M, melahirkan profesi apoteker independen, apotek pertama, sekolah farmasi, serta sistem pengawasan obat melalui Nizām al-Ḥisbah. Ilmuwan Muslim seperti Jabir bin Hayyan, Ar-Razi, Ibnu Sina, dan Ibnu al-Baitar mengembangkan metode peracikan, standarisasi, dan riset obat berbasis bahan nabati, hewani, dan mineral. Mereka juga menciptakan sediaan seperti rab, ghulaf, dan syarab yang diadopsi dunia Barat. Temuan ini membuktikan bahwa peradaban Islam memberikan fondasi sistematis, empiris, dan etis bagi perkembangan farmasi modern.</p> Muhammad Syamsul Munir Rifki Hidayat Raja Ubaidillah Copyright (c) 2026 Muhammad Syamsul Munir, Rifki Hidayat, Raja Ubaidillah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 4 1 195 202 10.61930/sell.v4i1.464 Hubungan antara Profesionalitas dan Motivasi Guru terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI di Tingkat SMA di Baturaja https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/472 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan profesionalitas dan motivasi guru terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat SMA di Baturaja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian meliputi guru PAI tingkat SMA, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson dan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalitas guru dan motivasi kerja berada pada kategori tinggi serta memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Profesionalitas guru berkontribusi dalam meningkatkan kualitas strategi pembelajaran, sedangkan motivasi kerja mendorong efektivitas pelaksanaan proses pembelajaran sehingga berdampak pada peningkatan prestasi akademik siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi profesional dan motivasi guru melalui pengembangan keprofesian berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah</p> Jajang Rustandi Reza Fahlepi Islamiyah Islamiyah Copyright (c) 2026 Jajang Rustandi, Reza Fahlepi, Islamiyah Islamiyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 4 1 203 212 Penugasan Video Short Movie Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Dalam Bahasa Inggris https://jurnal.sitasi.id/sell/article/view/490 <p>Bahasa Inggris adalah bahasa penutur paling populer di seluruh dunia. Kemampuan berbicara <em>(speaking) </em>dalam bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting dalam komunikasi global. Oleh sebab itulah materi pembelajaran bahasa Inggris khususnya <em>speaking </em>diajarkan mulai usia dini hingga perguruan tinggi. Khusus di perguruan tinggi Islam masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalma berbicara bahasa inggris <em>(speaking) </em>baik itu dalam pengucapan, kefasihan, serta kepercayaan diri saat berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penugasan pembuatan <em>short movie</em> (film pendek) sebagai media pembelajaran yang inovatif dalam meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kuasi-eksperimental dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tugas pembuatan short movie mampu meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa, baik dari segi kefasihan, akurasi, dan rasa percaya diri mahasiswa dalam berbicara bahasa Inggris secara signifikan.</p> Noorma Fitriana M. Zain Copyright (c) 2026 Noorma Fitriana M. Zain https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-09 2026-07-09 4 1 213 230 10.61930/sell.v4i1.490