Internalisasi Nilai Multikultural Dalam Membentuk Identitas Sosial Siswa Di Lingkungan Sekolah Heterogen
DOI:
https://doi.org/10.61930/sell.v4i1.462Kata Kunci:
Internalisasi Nilai, Pendidikan Multikultural, Identitas Sosial, Siswa, Sekolah, HeterogenAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai multikultural dalam membentuk identitas sosial siswa di lingkungan sekolah heterogen. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penanaman nilai toleransi, saling menghargai, dan sikap inklusif di tengah keberagaman latar belakang budaya, agama, dan sosial siswa. Namun, masih ditemukan adanya stereotip, prasangka, serta rendahnya kesadaran multikultural di lingkungan sekolah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa di sekolah dengan latar belakang heterogen. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai multikultural dilakukan melalui kegiatan pembelajaran di kelas, budaya sekolah, serta interaksi sosial antar siswa. Nilai-nilai yang dikembangkan meliputi toleransi, saling menghormati, dan kerja sama. Peran guru sangat penting sebagai fasilitator dan teladan dalam menanamkan nilai-nilai tersebut. Internalisasi nilai multikultural terbukti berkontribusi dalam membentuk identitas sosial siswa yang lebih inklusif, terbuka, dan mampu berinteraksi secara harmonis dalam lingkungan yang beragam.
Dengan demikian, pendidikan multikultural memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan identitas sosial siswa di sekolah heterogen.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Resti Yulastri, Khairil Hidayat, Tyeva Agil Nadiansyah, Yogi Arrohman, Alif Akmal Al Irsyad

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



