Peran Strategis Dalam Membangun Toleransi Antarumat Beragama di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.61930/sell.v3i2.404Kata Kunci:
Pendidikan Agama Islam, Toleransi, Multikulturalisme, Guru, KarakterAbstrak
Toleransi antarumat beragama merupakan pilar penting dalam membangun masyarakat yang damai dan berkeadaban, terutama di tengah keberagaman budaya, agama, dan etnis di Indonesia. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai toleransi melalui proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga internalisasi sikap dan perilaku toleran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan deskriptif analitis untuk mengkaji peran PAI dan guru agama dalam membentuk karakter peserta didik yang menghargai perbedaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI dapat menjadi instrumen efektif dalam membangun kesadaran multikultural apabila disampaikan dengan pendekatan kontekstual, dialogis, dan berbasis nilai-nilai Islam universal seperti keadilan, kasih sayang, dan perdamaian. Guru PAI memegang peran kunci dalam menanamkan nilai toleransi melalui keteladanan dan integrasi nilai-nilai tersebut dalam kurikulum. Dengan demikian, pendidikan agama memiliki potensi besar dalam mencegah konflik berbasis SARA dan memperkuat persatuan dalam masyarakat yang majemuk.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Daniyah Qolbi, Intan Deviana Setia Ningrum, Pitira, Ajeng Kartika Dhea Salsabila, Reva Imelya, Fitri Oktariza, Choiriyah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



