Keragaman Pemikiran Islam Kontemporer: Antara Fiqh, Hadis, Tasawuf, dan Paradigma Moderasi Islam
Kata Kunci:
Pemikiran Islam Kontemporer, Fiqh, Hadits, Tasawuf, Ijtihad, Moderasi IslamAbstrak
Islam kontemporer berkembang seiring dengan tantangan sosial, budaya, dan geopolitik yang dihadapi umat Muslim. Keragaman pandangan dalam bidang fiqh, hadis, tasawuf, dan ijtihad merupakan bagian dari tradisi intelektual Islam yang dibedakan oleh perbedaan metodologi penafsiran serta konteks historis dan sosial. Namun, keragaman yang disebutkan di atas terus-menerus menyebabkan pemahaman keagamaan menjadi terpolarisasi karena tidak dilakukan dengan cara yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dinamika Islam kontemporer dan moderasi Islam, termasuk konsep Islam Nusantara, secara inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan pada beberapa set data yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa relevansi Islam di masa kini dapat ditingkatkan dengan mengintegrasikan pemahaman konseptual fiqh dan hadis, dimensi spiritual melalui tasawuf, dan penerapan ijtihad yang berfokus pada maqashid al-shari’ah. Moderasi Islam sangat penting sebagai alat konseptual untuk menumbuhkan pemahaman Islam yang toleran, seimbang, dan berfokus pada kebaikan bersama
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Angeliska Putri, Nafisah Basyar, Mayang Sari, Aini Fitria Destianti, Andi Balqis Khairunnisa, Msy. Khairunnisa Hafsha Nailah, Choiriyah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



