Analisis Risiko Pendapatan Usahatani Jeruk Manis (Citrus Sineensis, L) Di Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang
DOI:
https://doi.org/10.61930/sell.v1i2.25Kata Kunci:
Risk, production, price, income, sweet orangeAbstrak
Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya pendapatan, besarnya risiko pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pada usahatani jeruk manis di Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini menggunakan metode survey. Pengambilan sampel petani jeruk manis dilakukan dengan metode sampel jenuh/sensus (full sampling). Metode analisis pada penelitian ini menggunakan beberapa analisis untuk menjawab hipotesis yang sudah diajukan yaitu: analisis pendapatan usahatani, analisis risiko dan analisis regresi. Hasil penelitian; Usahatani jeruk manis di Kecamatan Seruway memiliki risiko yang kecil dari sisi produksi, harga, pendapatan selalu menguntungkan. Biaya pupuk kandang, biaya pupuk NPK, biaya insektisida, biaya fungisida, luas lahan dan biaya tenaga kerja mampu menjelaskan pendapatan usahatani jeruk manis di Kecamatan Seruway sebesar 88,6%. Sisanya sebesar 11,4% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini seperti biaya produksi lainnya. Secara serempak biaya pupuk kandang, biaya pupuk NPK, biaya insektisida, biaya fungisida, luas lahan dan biaya tenaga kerja berpengaruh sanggat nyata terhadap pendapatan usahatani jeruk manis di Kecamatan Seruway. Secara terpisah biaya pupuk kandang berpengaruh sangat nyata dan luas lahan berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jeruk manis di Kecamatan Seruway. Sedangkan biaya pupuk NPK, biaya insektisida, biaya fungisida dan biaya tenaga kerja secara terpisah tidak berpengaruh terhadap pendapatan usahatani jeruk manis di Kecamatan Seruway
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Arfin Berutu, Rozalina, Silvia Anzitha

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



