Kemampuan Alokasi Biaya Petani Pada Usahatani Jahe Gajah (Zingiber Officinale Varofficinarum) Di Desa Alue Sentang Birem Bayeun Aceh Timur

Penulis

  • Adam Sultan Wijaya Prodi Agribisnis Universitas Samudra, Langsa, Indonesia
  • Cut Gustiana Prodi Agribisnis Universitas Samudra, Langsa, Indonesia
  • Silvia Anzitha Prodi Agribisnis Universitas Samudra, Langsa, Indonesia
  • Supristiwendi Prodi Agribisnis Universitas Samudra, Langsa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61930/sell.v1i2.23

Kata Kunci:

Jahe Gajah, Produksi, Biaya, Efisiensi, Pendapatan

Abstrak

Tujuan penelitian untuk menganalisis kemampuan petani dalam mengalokasikan biaya dan pendapatan usahatani jahe gajah dengan efisien di Desa Alue Seuntang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh (sensus) karena jumlah populasi usahatani jahe gajah yang relatif kecil. Jumlah sampel penelitian sebanyak 25 petani jahe gajah. Analisis data menggunakan analisis efisiensi faktor produksi dengan fungsi produksi Cobb Douglas dan analisis pendapatan usahatani. Hasil penelitian; Nilai optimasi faktor bibit pada usahatani jahe gajah adalah -0,031 (<1), artinya penggunaan bibit terhadap produksi usahatani jahe gajah tidak optimal dan harus dikurangi penggunaanya karena hasilnya sudah negatif. Nilai optimasi faktor NPK Mutiara pada usahatani jahe gajah adalah 3,38 (>1), artinya penggunaan pupuk NPK Mutiara belum optimal dan perlu ditambah. Nilai optimasi faktor Dolomit pada usahatani jahe gajah adalah 1,3 (>1), artinya penggunaan Dolomit belum optimal dan perlu ditambah karena jika ditambah. Nilai optimasi faktor insektisida pada usahatani jahe gajah adalah 0,384 (<1), artinya penggunaan insektisida tidak optimal dan perlu dikurangi karena jika ditambah terus maka pertambahan hasilnya akan negatif. Nilai optimasi faktor modal pada usahatani jahe gajah adalah -0,72 (<1), artinya penggunaan Herbisida tidak optimal dan perlu dikurangi karena hasilnya sudah negatif. Nilai optimasi faktor tenaga kerja pada usahatani jahe gajah adalah 3,75 (<1), artinya penggunaan tenaga kerja belum optimal dan perlu ditambah. Rata-rata pendapatan bersih usahatani jahe gajah di Desa Alue Seuntang yaitu sebesar Rp.19.234.627,78/MT

Diterbitkan

2023-12-15

Cara Mengutip

Adam Sultan Wijaya, Cut Gustiana, Silvia Anzitha, & Supristiwendi. (2023). Kemampuan Alokasi Biaya Petani Pada Usahatani Jahe Gajah (Zingiber Officinale Varofficinarum) Di Desa Alue Sentang Birem Bayeun Aceh Timur . Social, Educational, Learning and Language (SELL), 1(2), 113–130. https://doi.org/10.61930/sell.v1i2.23