Strategi Pengembangan Garam Rakyat Di Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur
DOI:
https://doi.org/10.61930/sell.v1i2.24Keywords:
Strategi, Pengembangan, Usaha, Garam, RakyatAbstract
Garam merupakan bahan yang sangat dibutuhkan masyarakat terutama untuk bumbu masakan dan industri makanan. Kebutuhan garam nasional dari tahun ke tahun semakin meningkat seiring dengan pertambahan penduduk dan perkembangan industri di Indonesia. Pembuatan garam rakyat yang dilakukan oleh masyarakat di daerah pesisir menggunakan cara penguapan air laut menggunakan panas matahari (solar evaporation) secara langsung. Aceh merupakan daerah yang di kategorikan sebagai daerah penyangga produksi garam rakyat. Cara yang digunakan untuk memproduksi garam di Aceh Timur masih dengan menggunakan cara tradisional dengan menggunakan hamparan tambak yang tidak begitu luas, karena metode pembuatan garam dengan penguapan air laut termasuk di Kecamatan Darul Aman. Peningkatan pendapatan pada suatu usaha diperlukan pengembangan yang terencana dengan baik sehingga dapat menghasilkan alternatif-alternatif strategi yang akan menjadi alat untuk mencapai tujuan jangka panjang pengembangan usaha industri garam rakyat di Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. Metode penelitian menggunakan metode survei. Penentuan sampel secara sengaja (purposive sampling) berdasarkan kompetensi responden terhadap garam rakyat. Analisis yang digunakan untuk mencari alternatif strategi dan prioritas strategi adalah analisis SWOT dan QSPM. Hasil analisis SWOT diperoleh bahwa kondisi tertimbang usaha garam rakyat di Kecamatan Darul Aman berada pada Kuadran I yaitu; usaha garam rakyat tersebut memiliki kekuatan yang besar sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada dengan strategi alternatif mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif. Hasil analisis QSPM diperoleh prioritas strategi yaitu; Melakukan penerapan metode modern rakyat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi garis pantai untuk produksi usaha garam rakya
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ahmad Syihan Aufa, Fiddini Alham, Supristiwendi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



