Identitas Keislaman Sebagai Solusi Krisis Identitas: Analisis At-Tafsir Al-Munir
DOI:
https://doi.org/10.61930/sell.v4i2.515Keywords:
Identitas Keislaman, Pengamalan Islam, Krisis Identitas, At-Tafsir Al-Munir, GlobalisasiAbstract
Identitas keislaman mencerminkan jati diri seorang Muslim yang terbangun melalui nilai-nilai tauhid, ibadah, akhlak, dan penampilan yang mencerminkan ajaran Islam. Artikel ini menganalisis aspek-aspek identitas keislaman serta relevansinya dalam menghadapi krisis identitas di era globalisasi. Menggunakan pendekatan analisis tafsir, khususnya At-Tafsir al-Munir, penelitian ini menyoroti pentingnya penerapan Islam secara menyeluruh sebagaimana tercermin dalam QS. Al-Baqarah ayat 136 dan 208 dan QS. Ali Imran: 67. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mendalam dan pengamalan Islam yang utuh mampu memperkuat identitas keislaman, mencegah terjadinya krisis identitas, serta mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam berbagai aspek kehidupan. Tafsir At-Tafsir al-Munir memberikan wawasan mendalam tentang konsep shibghah (celupan nilai agama) yang dapat menjadi panduan praktis dalam menjaga konsistensi identitas Muslim di tengah tantangan zaman.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aisyah Basuki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




