Prinsip Beretika Di Media Sosial Perspektif Abdurrahman As-Sa’di; Kajian Tafsir Tematik
DOI:
https://doi.org/10.61930/sell.v4i2.513Keywords:
Etika Komunikasi, Media Sosial, Tafsir Abdurrahman as-Sa’diAbstract
Perkembangan teknologi digital dan penggunaan media sosial yang pesat telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi masyarakat. Namun, pelanggaran etika komunikasi di media sosial seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan body shaming masih sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip-prinsip etika komunikasi dalam media sosial berdasarkan perspektif tafsir Abdurrahman as-Sa’di. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan tafsir tematik (mawdu’i). Sumber utama penelitian ini adalah kitab Tafsir Abdurrahman as-Sa’di, dan data sekunder diperoleh melalui literatur pendukung terkait. Penelitian terdahulu oleh Rofahiyyatul Hayyiah Diniyyatul Qoyyimah dan Mohammad Fattah (2023) serta Khairul Ikhwan et al. (2023) telah membahas etika komunikasi di media sosial dari perspektif Al-Qur’an, namun belum fokus pada tafsir tematik satu mufassir tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip-prinsip etika dalam tafsir Abdurrahman as-Sa’di, seperti qawlan sadiidan (kejujuran), qawlan kariiman (kesopanan), qawlan ma’rufan (perkataan yang baik), dan qawlan layyinan (berbicara lembut), qawlan balighan (mudah dipahami), qawlan maysuran (menyenangkan) sangat relevan untuk diterapkan di media sosial guna menciptakan komunikasi yang lebih etis dan efektif. Dengan mengedepankan lima aspek utama: menyebarkan informasi yang akurat, berbicara dengan penuh rasa hormat, menghargai dan memahami perbedaan, serta memilih kata-kata yang lembut, membuat konten yang bermanfaat dan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan, prinsip-prinsip ini dapat membentuk ruang komunikasi yang lebih inklusif, harmonis, dan mendidik di dunia maya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dudi Durahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



