Jejak Peradaban Islam dalam Dunia Farmasi: Sejarah Perkembangan Ilmu Farmasi serta Kontribusi Para Pendahulu

Authors

  • Muhammad Syamsul Munir Universitas Darussalam Gontor Siman, Ponorogo
  • Rifki Hidayat Universitas Darussalam Gontor Siman, Ponorogo
  • Raja Ubaidillah Universitas Darussalam Gontor Siman, Ponorogo

DOI:

https://doi.org/10.61930/sell.v4i1.464

Keywords:

Farmasi Islam, Sejarah Farmasi, Ilmuwan Muslim, Apotek Pertama, Nizām Al-Ḥisbah

Abstract

Farmasi merupakan ilmu yang mempelajari peracikan, standarisasi, distribusi, dan penggunaan obat secara aman, yang telah berkembang sejak peradaban kuno seperti Mesir, Persia, Cina, Yunani, dan Romawi. Namun, kontribusi peradaban Islam dalam sejarah farmasi sering kali kurang dikenal. Penelitian ini bertujuan mengungkap peran umat Islam dalam pengembangan ilmu farmasi, khususnya pada masa kejayaan Daulah Abbasiyah. Melalui pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini menunjukkan bahwa umat Islam tidak hanya menerjemahkan karya-karya terdahulu—seperti Materia Medica Dioscorides menjadi al-Mawādd al-Tibbiyyah—tetapi juga melakukan inovasi orisinal. Farmasi resmi menjadi disiplin ilmu tersendiri pada abad ke-8 M, melahirkan profesi apoteker independen, apotek pertama, sekolah farmasi, serta sistem pengawasan obat melalui Nizām al-Ḥisbah. Ilmuwan Muslim seperti Jabir bin Hayyan, Ar-Razi, Ibnu Sina, dan Ibnu al-Baitar mengembangkan metode peracikan, standarisasi, dan riset obat berbasis bahan nabati, hewani, dan mineral. Mereka juga menciptakan sediaan seperti rab, ghulaf, dan syarab yang diadopsi dunia Barat. Temuan ini membuktikan bahwa peradaban Islam memberikan fondasi sistematis, empiris, dan etis bagi perkembangan farmasi modern.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Muhammad Syamsul Munir, Rifki Hidayat, & Raja Ubaidillah. (2026). Jejak Peradaban Islam dalam Dunia Farmasi: Sejarah Perkembangan Ilmu Farmasi serta Kontribusi Para Pendahulu. Social, Educational, Learning and Language (SELL), 4(1), 195–202. https://doi.org/10.61930/sell.v4i1.464