Konsep Pendidikan Multikultural Perspektif Tokoh Islam Indonesia dan Relevansinya dengan PAI Kontemporer

Authors

  • Ahmad Julizar Universitas Islam Sultan Syarif Kasim
  • Ainur Rafiq Universitas Islam Sultan Syarif Kasim
  • Abdul Hadi Alghani Universitas Islam Sultan Syarif Kasim
  • Alfaza Rizki Siagian Universitas Islam Sultan Syarif Kasim
  • Muhammad Iqbal Universitas Islam Sultan Syarif Kasim
  • Restri Yulastri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.61930/sell.v4i1.463

Keywords:

Pendidikan Multikultural, Tokoh Islam Indonesia, Pendidikan Agama Islam, Toleransi, Keberagaman

Abstract

endidikan multikultural merupakan pendekatan pendidikan yang bertujuan membangun sikap saling menghargai, toleransi, dan keadilan dalam masyarakat yang majemuk. Artikel ini mengkaji konsep pendidikan multikultural dalam perspektif tokoh-tokoh Islam Indonesia, yaitu Abdurrahman Wahid, Nurcholish Madjid, Azyumardi Azra, dan Ahmad Syafii Maarif, serta relevansinya terhadap Pendidikan Agama Islam (PAI) kontemporer. Kajian dilakukan melalui studi pustaka dengan menganalisis gagasan, landasan teologis, dan implementasi pendidikan multikultural dalam konteks pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa para tokoh tersebut menempatkan keberagaman sebagai sunnatullah yang harus dikelola melalui pendidikan yang inklusif, dialogis, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan universal. Landasan pendidikan multikultural juga didukung oleh ajaran Al-Qur’an dan hadis yang menegaskan pentingnya penghormatan terhadap perbedaan. Dalam konteks PAI kontemporer, pendidikan multikultural berperan penting dalam mencegah intoleransi, radikalisme, dan eksklusivisme keagamaan, sekaligus membentuk peserta didik yang religius, moderat, demokratis, serta mampu hidup harmonis dalam masyarakat yang beragam

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Ahmad Julizar, Ainur Rafiq, Abdul Hadi Alghani, Alfaza Rizki Siagian, Muhammad Iqbal, & Restri Yulastri. (2026). Konsep Pendidikan Multikultural Perspektif Tokoh Islam Indonesia dan Relevansinya dengan PAI Kontemporer. Social, Educational, Learning and Language (SELL), 4(1), 119–132. https://doi.org/10.61930/sell.v4i1.463