Pelatihan dan Pendampingan Peer Educator Remaja dalam Upaya Promotif dan Preventif Masalah Kesehatan Reproduksi Remaja di Desa Tumpukrenteng Turen Malang

Penulis

  • Naimah Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Rita Yulifah Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Sunaeni Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Suprapti Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Ni Wayan Dwi R Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Afnani Toyyibah Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Gita Kostania Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Asworoningrum Y Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Ita Yuliani Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Verlina Maya Gita Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang
  • Irma Afifa Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.61930/melayani.v1i3.135

Kata Kunci:

Pendidikan Sebaya, Kesehatan, Reproduksi, Remaja

Abstrak

Peer education merupakan metode yang efektif dalam upaya promotif dan preventif masalah kesehatan reproduksi remaja. Pendidikan sebaya bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh peer educator terhadap pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja terkait kesehatan reproduksi. Melalui pendekatan pendidikan sebaya, remaja mendapatkan informasi yang relevan dan dapat diterima dengan lebih baik, karena disampaikan oleh teman sebaya yang dianggap lebih dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi peer education secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan sikap positif remaja terhadap kesehatan reproduksi, serta mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat.

 

Diterbitkan

2024-10-04

Cara Mengutip

Naimah, Rita Yulifah, Sunaeni, Suprapti, Ni Wayan Dwi R, Afnani Toyyibah, Gita Kostania, Asworoningrum Y, Ita Yuliani, Verlina Maya Gita, & Irma Afifa. (2024). Pelatihan dan Pendampingan Peer Educator Remaja dalam Upaya Promotif dan Preventif Masalah Kesehatan Reproduksi Remaja di Desa Tumpukrenteng Turen Malang. Melayani: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 139–146. https://doi.org/10.61930/melayani.v1i3.135