Pengaruh Pemahaman Siklus Akuntansi terhadap Peningkatan Jumlah UMKM Sektor Kuliner di Jalan Ayahanda Medan
DOI:
https://doi.org/10.61930/toman.v2i2.280Keywords:
Pemahaman Siklus Akuntansi, UMKM, Kuliner, Regresi Linear, Jalan Ayahanda MedanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman siklus akuntansi terhadap peningkatan jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Jalan Ayahanda Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 30 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siklus akuntansi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan jumlah UMKM dengan nilai signifikansi 0,039 < 0,05. Namun, arah pengaruhnya negatif, yang ditunjukkan oleh koefisien regresi sebesar -0,433. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi pemahaman akuntansi, jumlah UMKM yang berkembang justru cenderung menurun, kemungkinan karena pelaku usaha menjadi lebih berhati-hati dalam ekspansi bisnis. Nilai R² sebesar 14,3% menunjukkan bahwa pengaruh pemahaman siklus akuntansi terhadap peningkatan jumlah UMKM relatif kecil, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Penelitian ini menyarankan agar pelatihan akuntansi bagi pelaku UMKM juga diarahkan pada strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Titania Aurora, Merna Gletesya Tampubolon, Netty Julianti Sirait, Riska Franita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



