Fenomena FOMO di Era E-Commerce: Bagaimana Ketakutan Ketinggalan Menjadi Senjata Promosi

Authors

  • Wiwin Wiwin Ekonomi Syariah, Universitas Indo Global Mandiri
  • Nova Yanti Maleha Ekonomi Syariah, Universitas Indo Global Mandiri

DOI:

https://doi.org/10.61930/toman.v2i2.275

Keywords:

FOMO, Promosi Digital, E-commerce, Perilaku Konsumen, Pembelian Impulsif

Abstract

Kemajuan e-commerce yang begitu cepat telah memicu perubahan signifikan dalam cara konsumen membuat keputusan pembelian, khususnya melalui penerapan strategi promosi yang mengandalkan aspek psikologis. Salah satu fenomena yang semakin terlihat di era digital adalah Fear of Missing Out (FOMO), yaitu perasaan takut kehilangan peluang berharga yang bersifat sementara waktu. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif yang melibatkan 200 responden pengguna aktif e-commerce di Sumatera Selatan. Bertujuan untuk mengobservasi sejauh mana FOMO memengaruhi perilaku konsumen terhadap promosi yang ditawarkan di platform marketplace. Hasil analisis menunjukkan bahwa FOMO memiliki dampak signifikan terhadap kecenderungan melakukan pembelian impulsif, terutama ketika promosi disampaikan dalam bentuk yang terbatas secara waktu atau bersifat eksklusif. FOMO terbukti memainkan peran kunci dalam menciptakan tekanan emosional yang mendorong keputusan pembelian secara spontan. Bagi pemasar digital penemuan ini sangat bernilai untuk memberikan wawasan berharga dalam merancang promosi yang tidak hanya efektif tetapi juga etis, dengan tetap memperhatikan aspek emosional konsumen guna menghindari praktik manipulatif yang berlebihan.

Downloads

Published

2025-06-28

How to Cite

Wiwin, W., & Nova Yanti Maleha. (2025). Fenomena FOMO di Era E-Commerce: Bagaimana Ketakutan Ketinggalan Menjadi Senjata Promosi. TOMAN: Jurnal Topik Manajemen, 2(2), 579–584. https://doi.org/10.61930/toman.v2i2.275

Most read articles by the same author(s)