Strategi Diversifikasi Usaha Pesantren Dalam Menghadapi Disrupsi Ekonomi Digital: Transformasi Digital Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo
DOI:
https://doi.org/10.61930/ekoman.v4i1.476Keywords:
diversifikasi usaha, transformasi digital, pesantren, ekonomi digital, Smart PesantrenAbstract
Perkembangan ekonomi digital telah mendorong berbagai lembaga, termasuk pesantren, untuk melakukan inovasi dalam pengelolaan unit usaha agar tetap mampu bersaing dan mempertahankan kemandirian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi diversifikasi usaha Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo dalam menghadapi disrupsi ekonomi digital melalui transformasi digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) yang memanfaatkan berbagai buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu sebagai sumber data. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi strategi yang relevan dalam mendukung pengembangan usaha pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi unit usaha, pengembangan marketplace halal, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penerapan konsep Smart Pesantren, serta penguatan manajemen risiko digital merupakan strategi yang dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi pesantren. Transformasi digital diharapkan mampu memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha, serta memperkuat kontribusi pesantren dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ani Surifah, Fauzan Fauzan, M. F Hidayatullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




